MENULIS SELAGI MASIH ADA HAYAT

Thursday, January 29, 2015

Sajak: Ya Muhammad Ya Rasulullah



Ya Muhammad Ya Rasulullah

Berbicara tentang nabi
semua akur, cantik dan indahnya akhlak baginda
luhur pekertinya tersingkap dalam sirah
rasa kagum terpegun lalu berkata;
seandainya rasulullah di sampingmu,
apa kamu mahu perkatakan pada baginda?
bisa menitis-nitis air mata ini
tak tergambar dan terbayang seandainya ia terjadi.

Ya...Rasulullah, kami umat-mu amat merindui-mu
Ya...Rasulullah, kami umat-mu amat kasih pada-mu
Ya...Rasulullah, kami umat-mu amat cinta pada-mu
Ya...Rasulullah...Ya...Habibullah...

Manusia biasa yang sungguh luar biasa
dialah Muhammad Rasulullah S.A.W
nabi akhir zaman...membawa rahmat seluruh alam
mari kenali mari cintai
pemberi syafaat umat yang taat.

Masshah 2014
3012015

Meru.

Friday, January 16, 2015

Sajak: Bah Cerita Pasrah



Bah Cerita Pasrah

Air bah warga resah
perit hidup gelisah
tanggung derita susah
hanya pasrah pada Allah,
renung punca masalah
fikir diri terus bermuhasabah
usah banyak bertelagah
usah fikir untung siasah.

Warga punya harta musnah
tiada apa-apa, lagi-lagi rumah
hancur musnah punah-ranah
ambil peduli setiap warga kesah
ini bukan cereka ia cerita pasrah
kita punya segala terus kerah
usah berlengah lengah.

Kita punya jati diri indah
bantu mereka bermasalah
senang susah bersama terserah
hulur apa sahaja juga sedekah
akan menjadi amal jariah
senang dunia aman di barzah
kita petik di sana berbuah.

Kita doakan mangsa air bah
renung kisah Nuh dalam sirah
sabar redha pasrah yakin cerah
nikmat hidup pasti menyerlah
air bah beri hikmah
terus berdoa taubat nasohah
moga diterima setiap warkah.

masshah 2015
11012015

Meru.

Thursday, January 15, 2015

Sajak: Azam Turun Naik





Azam Turun Naik
                 
Biarkan yang berlalu pergi
bina azam sambung lagi
derita kecewa lalu
suka gembira berlagu
tinggal kenangan abadi.

Ia tak semudah diungkap
ia tak semudah ditangkap
namun ia bisa menjadi
namun ia bisa meninggi
pasti dan pasti usaha lebih lagi.

Turun naik itulah kehidupan
masanya senang gembiralah
masanya ketawa sepuasnyalah
masanya kecewa bersabarlah
masanya berduka cita tenanglah
kan’ itu ujian Tuhan untuk semua.

Berhenti bukannya mengalah
senang hati tak semestinya mewah
berbalah usah dicari siapa salah
akur semua buat salah menyerah
itu lebih baik dari terus berpura
membuat fitnah bermuka dua.

Tak seindah secantik wajah
berbicara harus tulus mulus
mudah disapa ditegur berkata
langsung sahaja eratkan saudara
hubungan mesra jalinan kasih kita
namun harus berwaspada
adakalanya susah dipercaya.

Teruskan tekad jua azam
akan tergapai tercapaikah
kuat usaha jangan putus asa
tawakal hanya pada Allah SWT
selesai dari usaha dan doa
nantikan berjaya segala dipermudah
yakin sesungguhnya
DIAlah penolong selamanya.

Masshah 2015
3012015

Meru.