Posts

Showing posts with the label Sajak Bulan DISEMBER 2014

Sajak: Kota Si Miskin

Image
Kota Si Miskin Sepertinya seorang kaya sedang miskin dirinya tidak punya apa-apa hanya kota bingit menerpa cuma gedung tinggi melangit bukan miliknya cuma lihat sahaja. Di sini kota si miskin ke hulu ke hilir kota mengharap simpati belas warga menadah menatap simpati belas demi sesuap, entah esok atau lusa kota si miskin akan lenyap. Datang wakil konglomerat berjanji dusta beria-ia sebidang tanah emas dirampas melarat si miskin kota tangis darah sekalipun sudah tak dikesah, datang sekalipun pejuang bangsa ubat tiada mujarab hampa. Kota si miskin tinggal sejarah luka disodok penguasa gila kuasa mata-mata talibarut tak berair penguat kuasa hati mati legam ngo-ngo berkokok-kokok cuma oposisi tak punya kuasa apa-apa, bangga bicara parti keramat dusta perjuangan kata bela bangsa. Kota si miskin hilang di mata akhirnya... Masshah 2014 22112014 meru

Sajak: Malam Hilang

Image
Malam Hilang Sekian sudah banyak waktunya berpoya-poya bergaya-gaya indah bagai dunia miliknya remang malam usang baru pulang kencang menyesal enggan bertunjang. Sekian sudah banyak pulang enggan sedar ambil iktibar usia senja makin berkurang uban tua bermaharajalela gigih mahu harta berkumpul sedar tidak bumi bergoncang. Sekian sudah malam hilang tubuh gigil di rumah gelap sendiri tanpa teman keseorang bising bingit tiada hidup ke kanan ke kiri sendirian baju putih membalut tersedar tersentak kini pulang. Masshah 2014 22112014 Meru.

Sajak: Sidang Bangsa Bertepuk-Tepuk

Image
Sidang Bangsa Tepuk-Tepuk Bagai gendang dipalu bertalu-talu mengikut rentak dan lagu beritma ceria bertepuk-tepuk bersorak-sorak beria-ia bergeleng-geleng tidak berangguk-angguk selalu tradisi membela bangsa bersidang sering begitu. Berkobar bersemarak semangat meremajakan tradisi berombak bersorak demi parti mengungguli transformasi slogan bersipongang cuma angguk-angguk tak dimengerti bangsa cuma omong kosong tak dibelai dimungkiri tradisi membela bangsa bersidang sering ditertawai. Bersidang bangsa oposisi dikecami dibenci sering agenda di mana hilang, lupa matlamat bangsa diketepi ulamak ilmuan bahan bercanda ketawa berdekah-dekah gah, berbicara berjuang menjulang agama sejak merdeka tradisi membela bangsa bersidang sering tersasul. Berjuang, bersidang bangsa omongan basi tradisi bangsa hilang tanah, hilang tempat berlindung mana pembelaan, mana keadilan, mana bantuan? cuma seloka gurindam, pantun, sajak puisi melantun tradi...

Sajak: Penguasa Amanah

Image
Penguasa Amanah Cakap berapi penuh dusta berjanji sering kali dilupa kalian penguasa selalu leka sering tidur diwaktu jaga. Nantikan segera dihukum penguasa bukan maksum janji ditunai namakan harum rakyat suka sedia maklum. Dari utara hingga selatan ditinggal sunguh watak setan penguasa amanah berwawasan damai harmoni rukun amalan. Setiap kerosakan diperbaiki bukan hanya sekadar berjanji penguasa adil bijak bistari amanah dipikul penuh didikasi. Ada  masalah onak ranjau berliku perpaduan rakyat mesti bersatu penguasa pendamai perpaduan jitu negara aman harmoni jauh haru biru. Masshah 2014 22112014 Meru.