MENULIS SELAGI MASIH ADA HAYAT

Sunday, March 30, 2014

Sajak: Tangis Taubat



Tangis Taubat

Senyap sunyi
gelap gelita
tidur mimpi
menyapu muka.

Bangun berdiri
masuk ke bilik mandi
membersihkan diri
mahu ke sisi Ilahi.

Bentang sejadah
berdiri merendah
mengharap kasih
demi janji iftitah.

Sujud lama terakhir
esak tangis mengukir
lafaz taubat juga zikir
usia lama pasti berakhir.

Usai separtiga malam
akhir malam kelam
insan menangisi dosa silam
mohon taubat diterima pemilik alam.

Masshah 2014
30032014
Meru.

2 comments:

  1. Salam tuan.

    Sajak yang bisa menyentuh,
    Walau dosa di pundak penuh,
    Namun hati tetap menaruh,
    Agar iman tetap utuh.

    ReplyDelete
  2. Semoga Allah SWT meletakkan kita di kalangan orang-orang yang suka bertaubat. Terima kasih sudi membacanya. Sajak peringatan untuk diri sendiri.

    ReplyDelete

Jangan Berhenti Membaca